Konsekuensi Hukum Rapat Umum Pemegang Saham Telekonferensi Apabila Terjadi Gangguan Jaringan

Masalah yang paling mendasar dalam melakukan kegiatan telekonferensi atau video konferensi adalah masalah kegagalan teknis yang ditimbulkan oleh gangguan jaringan. Selain gangguan jaringan, teknologi video konferensi juga belum terlalu memuaskan, terutama pada penangkapan gambar bergerak dan juga masalah dengan sinkronisasi loncatan gambar dan waktu tunda.[1]  Masalah lain adalah infrastruktur, dalam hal ini jalur komunikasi. Video MPEG1 membutuhkan bandwitdh sampai 4 Mbps. Namun saluran telepon biasa tidak dapat mendukungnya karena maksimal hanya berkisar hingga 100 Kbps.[2]

Masalah jaringan di dalam kegiatan telekonferensi atau video konferensi tentunya dapat mengganggu jalannya kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) jika para pemegang saham melakukan kegiatan RUPS melalui media telekonferensi atau video konferensi. Masalah jaringan yang timbul di dalam kegiatan RUPS telekonferensi atau video konferensi dapat berupa terputusnya koneksi audio, video atau bahkan audio dan video. Terputusnya koneksi jaringan berarti pihak pemegang saham atau yang dikuasakan olehnya selaku peserta RUPS yang terkoneksi melalui jaringan internet tidak dapat melanjutkan jalannya agenda RUPS. Hal ini akan berakibat pada kuorumnya peserta RUPS atau kesepakatan pengambilan keputusan di dalam RUPS. Jika terjadi kasus seperti ini, pertanyaannya adalah apakah peserta RUPS yang terkoneksi jaringan internet kemudian terputus ditengah pembahasan agenda rapat, dapat dinyatakan hadir ataukah tidak? Serta langkah apa yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalah tersebut.

Terputusnya koneksi jaringan internet bukanlah merupakan kemauan sendiri atau kehendak sendiri dari peserta RUPS yang terkoneksi dengan jaringan telekonferensi atau video konferensi. Terputusnya jaringan bisa saja disebabkan oleh buruknya cuaca yang mengganggu aktivitas jaringan internet yang menghubungkan antara PC yang satu dengan PC yang lain. Jika demikian, maka terputusnya jaringan internet pada saat berlangsungnya agenda RUPS merupakan risiko dari penggunaan media elekronik yang mengandalkan jaringan internet. Dalam artian bahwa jika jaringan internet tiba-tiba terputus pada saat berlangsungnya pembahasan agenda rapat, peserta RUPS yang menggunakan jaringan internet dan tiba-tiba terputus tidak dapat disamakan dengan peserta RUPS konvensional yang dengan kehendaknya sendiri meninggalkan rapat atau biasa dikenal dengan istilah walk out (WO)[3]. Peserta RUPS konvensional yang dengan kehendaknya sendiri meninggalkan rapat (walk out) disebabkan karena ketidak setujuan atau bentuk protes terhadap keputusan yang diambil di dalam RUPS. Dengan demikian, secara otomatis peserta RUPS konvensional tersebut dinyatakan tidak sepakat dengan hasil dari RUPS. Jadi jelas berbeda dengan peserta RUPS telekonferensi atau video konferensi yang tiba-tiba tidak mengikuti jalannya rapat, dikarenakan bukan kehendaknya sendiri melainkan dikarenakan masalah jaringan.

            Jika di dalam pelaksanaan RUPS Telekonferensi atau Video Konferensi, salah satu atau lebih dari peserta rapat mengalami gangguan jaringan, maka hal yang dapat ditempuh oleh peserta rapat yang lain adalah mengkonfirmasi pihak peserta rapat yang terputus komunikasinya disebabkan gangguan jaringan melalui hanphone dan kemudian mengaktifkan speaker pada handphone dengan tujuan mendengarkan pernyataan dari peserta rapat yang terputus akibat gangguan jaringan sehingga dapat didengarkan secara bersama-sama terlebih lagi dengan maksud mendapatkan kepastian apakah peserta rapat yang terputus akibat gangguan jaringan ingin melanjutkan agenda rapat tersebut dengan hanya melalui media handhone saja yang berarti hanya mampu menangkap kualitas suara ataukah peserta rapat tersebut menyatakan akan menerima seluruh hasil  dari keputusan RUPS yang dilakukan. Tentu saja handphone yang digunakan adalah handphone yang memiliki fasilitas speaker dan kemampuan mengaktifkan speaker. Dengan demikian, peserta RUPS Telekonferensi atau Video Konferensi yang terputus akibat gangguan jaringan dianggap tetap hadir sampai pada kegiatan RUPS tersebut telah selesai. Kehadiran ini dibuktikan dengan absensi atau daftar hadir yang telah ditanda tangani oleh seluruh peserta RUPS.

Apabila terputusnya jaringan internet yang menyebabkan terganggunya agenda RUPS terjadi dan para pemegang saham tidak melakukan konfirmasi balik kepada pihak peserta rapat yang terputus komunikasinya disebabkan gangguan jaringan melalui hanphone dan juga tidak adanya upaya mengkonfirmasi balik dari pihak pemegang saham yang terputus jaringan internetnya, maka RUPS dapat dilanjutkan dengan persetujuan dari seluruh peserta rapat yang hadir dan masih bisa berinteraksi satu sama lain sambil berusaha menghubungkan kembali jaringan internet yang terputus yang menghubungkan dengan pemegang saham yang terputus komunikasinya. Jika sampai pada akhir agenda pembahasan RUPS telekonferensi atau video konferensi belum juga mampu menghubungkan jaringan internet yang terputus yang menghubungkan dengan pemegang saham yang terputus komunikasinya, maka peserta RUPS telekonferensi atau video konferensi yang terputus jaringan internetnya dianggap tidak menyepakati hasil dari kesepakatan yang dihasilkan di dalam agenda RUPS tersebut.


[1] Daryanto, 2010, Teknologi Jaringan Internet; Teori dan Pemahaman, Sarana Tutorial Nurani Sejahtera, Bandung, hlm. 78

[2] Ibid, hlm.78

[3]  Walk out merupakan suatu tindakan bagi seseorang atau sekelompok orang yang meninggalkan suatu arena musyawarah atau rapat yang akan/sedang berlangsung karena ketidak setujuan/protes atas keputusan yang diambil dalam musyawarah/rapat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s